Widget HTML Atas

Cerita Motivasi Dongeng Pangeran Kodok

Assalamualaikum teman pustaka. Kali ini author akan membagikan dongeng pangeran kodok. Cerita dongeng ini sangat cocok sekali dibacakan kepada anak yang hendak tidur. Jangan lupa bunda untuk menyampaikan pesan moral yang ada di dalam cerita ini. 

Cerita ini sebenarnya sudah lama ada di dunia perdongengan indonesia. Namun karena literasi anak-anak zaman sekarang yang lebih suka main gadget menjadikan hal penting seperti ini menjadi kurang diminati. Kali ini pustaka author akan mengulas dengan tuntas di pustaka psikologis.

Cerita Motivasi Dongeng Pangeran Kodok

Pada zaman dahulu kala, tinggalah seorang raja yang memiliki seorang putri yang sangat cantik. Sang raja memberikan sebuah bola emas bertepatan dengan hari ulang tahunya.

“Selamat ulang tahun putri ku, Aku punya kado spesial tepat di hari ulang tahunmu”
“Terima kasih ayah” 

Saking menyukai bola emas itu, hampir seharian sang putri memainkan bolanya Sampai suatu ketika sang putri membawa bola emas itu ke taman istana. tapi secara tidak sengaja ia menjatuhkan bola emas itu ke tanah lalu bola emas itu menggelinding sampai akhirnya masuk ke dalam kolam di taman istana.

Sang putri merasa bersedih & kecewa karena tidak mampu mengambil bola emas itu. Kemudian ia pun duduk meratapi bola emas yang tenggelam ke dalam kolam. ia menangis terisak-isak di tepi kolam. Ia merasa kehilangan benda yang sangat berarti dalam hidupnya selama ini.

“Kenapa aku begitu ceroboh?” Huuuu… putri menangis dengan sangat sedih terisak-isak

Tak lama kemudian muncul katak dari dalam kolam dan terjadi obrolan antara katak dan putri

“Hai Putri cantik, kenapa kau bersedih?”
“Hah?! kok katak bisa bicara? "
“Perkenakan saya Katak, inilah aku”
“Bola emas pemberian ayahku jatuh ke dalam kolam dan aku tidak bisa mengambilnya” 
“Aku bisa mengambilkan bola emas itu tapi ada satu syarat”
“OK, katakan apa syaratnya?”
“Izinkan aku masuk ke dalam istana putri” 
“Baik”

Kemudian Kodok pun langsung nyebur ke kolam dan mengambilkan bola emas itu dari dalam kolam. Setelah bola emas itu diterima oleh sang putri, ia langsung meninggalkan katak dan berjalan menuju ke dalam istana. 

Sang katak mengejar dan berteriak 

“hai Putri cantik kenapa kau meninggalkanku? Bukankah kau berjanji untuk membawa aku ke dalam istana?
“Hahaha mana mungkin kodok sejelek engkau, aku izinkan masuk ke dalam istana putri cantik sepertiku”

Lalu pada malam harinya ketika Sang raja, Sang Putri & Sang Ratu makan malam, tiba-tiba datang pengawal istana dan mengabarkan bahwa di depan istana ada seekor katak yang meminta izin untuk masuk ke dalam istana karna menadapat undangan dari sang Putri.

Raja pun terkejut dan meminta sang putri untuk menceritakan kejadian yang sebenarnya. lalu sang putri pun menceritakan semua yang terjadi tadi pagi. 

Kemudian sang sang raja berkata 

“Jika kau telah berjanji pada kodok untuk mengizinkanya masuk, maka tepatilah."
"Baik ayah, aku akan menepati janjiku pada si katak dan mengijinkannya masuk ke istana"

Lalu raja memerintahkan pelayan untuk membawa kodok masuk dan kodok pun masuk kemudian langsung melompat ke atas meja makan dan berkata.

“selamat malam semuanya! perkenalkan saya katak dan terima kasih kepada sang raja yang telah mempersilahkan saya masuk”

Putri merasa kesal karena jijik kodok itu datang ke istana dan makan bersama mereka. Ketika selesai makan, Putri beranjak ke kamar namun sang kodok mengikutinya dari belakang

“Aku ngantuk ,Aku ingin tidur di tempat tidurmu kalau boleh?” 
"Sebenarnya ngga boleh, tapi karena takut nanti Ayah marah jadi kuijinkan kamu tidur di ranjang"

Sang Kodok pun langsung melompat ke atas ranjang dan tidur sementara Putri kesal dengan tingkah laku kodok. Akhirnya Putri tertidur dengan rasa kesal. Keesokan harinya Sang kodok membangunkan Sang Putri.

“Hai Putri yang cantik, bangun… hari sudah pagi”
“Aku ada satu permintaan lagi untukmu jika kau bisa memenuhinya Aku akan segera pergi dari istana ini”
“Baiklah katakan apa yang kau inginkan! Coba sebutkan permintaanmu itu”
“Aku ingin kau mengelus kepala sampai punggung ku dengan sarung tangan sutra mu, putri.”
“Beraninya kau, itu gak mungkin!"
"Kumohon putri sekali ini saja" (kodok meneteskan air matanya) 
“Hmm apa susahnya dengan satu mengelus si katak, toh aku gak akan melihatnya lagi”

Akhirnya sang Putri mengambil sarung tangan sutra kesayanganya dan mengelus kepala katak sampai punggungnya. Seketika Sang kodok berubah menjadi cahaya yang sangat terang sampai membuat putri kesilauan tak bisa melihat apapun.

Tak lama setelah itu, cahaya pun hilang, dan Putri bisa melihat kembali… tapi dia tak melihat sang kodok. Tapi yang sang putri lihat adalah sesosok pemuda tampan di tempat kodok berada. Dia gak percaya dgn apa yg dia lihat kemudian bertanya siapa kau dan kemana kodok yg berdiri disini?

Sang pemuda itu berkata Putri yang cantik, Aku adalah seorang pangeran dari negeri yang jauh. seorang penyihir telah mengutuk ku menjadi seorang kodok dan hanya ada satu cara untuk melepas kutukan itu yaitu dengan cara aku harus mendapat usapan dari sarung tangan sutra seorang putri.

Berkat usapanmu tadi, akhirnya aku terlepas dari kutukan itu selamanya. Sang Putri terkejut sekaligus merasa senang kemudian mereka berdua menghadap sang raja dan menceritakan semua yang terjadi. sang raja pun berkata “Wahai putriku dari kejadian ini kita dapat 1 pelajaran berharga bahwa jangan sekali-kali menilai orang cuma dari penampilannya,

Dan jangan sampai menghakimi sebelum kita tahu seluruh kebenarannya. Kemudian raja menjamu sang pangeran beberapa hari lagi di istana dan ketika hari terkahir berada di istana, sang putri dan pangeran berjalan jalan menuju kolam tempat pertemuan mereka pertama kali.

Sang Pangeran berkata serius kepada Putri

“Maukah Putri menikah denganku dan tinggal bersamaku di kerajaanku?” 
"Aku mau pangeran"

Akhir cerita mereka menikah dan membangun keluarga bahagia. Pesan moral yang dapat diambil dari cerita dongeng ini adalah jangan kita memandang orang lain dari kekurangannya saja, Karena mereka ada kelebihan lain yang tidak kita tahu. Cintai pasanganmu sekarang karena ia adalah yang paling baik diantara yang terbaik. Jika kamu melepaskannya untuk menadapatkan yang sempurna maka kamu akan kehilangan orang paling berharga dalam hidup.
loading...

No comments for "Cerita Motivasi Dongeng Pangeran Kodok"