Introvert Orang Seperti Apa? Segala Hal yang Harus Anda Tahu

Kamu pasti sering bertemu orang-orang. Sebagian dari mereka ada yang nyaman beraktivitas sendiri. Sebaliknya, ada juga yang suka beraktivitas bersama orang lain. Dalam hal ini kamu harus mengetahui dasar-dasar seseorang bertingkah laku.

Karena tidak semua orang itu sama. Kita harus bisa menyesuaikan diri saat berbicara dengan orang lain. Buat diri kita menjadi orang yang nyaman ketika diajak ngobrol. Dengan demikian, kita akan dikelilingi orang yang saling peduli.

Introvert Orang Seperti Apa? Segala Hal yang Harus Anda Tahu
Source :pixabay.com

Tipe kepribadian tertentu mempunyai cara berinteraksi yang khas, dengan kata lain, kepribadian mempengaruhi cara individu dalam berinteraksi sosial. Dengan kepribadian yang terbuka maka individu akan mudah berinteraksi dengan orang-orang baru.

Sedangkan dengan kepribadian yang tertutup maka individu akan sulit untuk berinteraksi dengan orang-orang baru. Kurangnya interaksi sosial dalam bermasyarat itu akan menimbulkan suatu hal yang tidak bertujuan.

Apa itu kepribadian?

Kepribadian adalah keseluruhan cara individu untuk dapat berinteraksi dan komunikasi dengan orang lain. Menurut Jung (Alwison, 2004) kepribadian dibedakan menjadi dua yaitu kepribadian ekstrovert dan kepribadian introvert. 

Kepribadian ekstrovert biasanya mengambil keputusan dan sikap berdasarkan pengalaman orang lain, mereka cenderung ramah, terbuka, aktif dan suka bergaul. Kepribadian introvert dapat dikatakan sebagai sikap kesadaran seseorang yang selalu mengarah kepada dirinya sendiri, lebih menyukai kesendirian dari pada bersama orang lain. 

Mengapa seseorang disebut intovert?

Seseorang cenderung berkepribadian introvert jika mereka memiliki karakteristik seperti tertarik dengan pikiran dan perasaannya sendiri, tampil dengan muka pendiam dan tampak penuh pemikiran. Biasanya tidak mempunyai banyak teman dan sulit membuat hubungan baru.

Orang-orang seperti ini sangat menyukai konsentrasi dan kesunyian, tidak suka dengan kunjungan yang tidak suka diharapkan, baik bekerja sendirian daripada kelompok. Berdasarkan teori Jung (dalam Eysenck , 2006. Hal: 293) yang menyatakan beberapa ciri orang introvert, yaitu orang ini cenderung menarik diri dan menyendiri.

Ringkasnya, orang yang introvert itu adalah mereka yang kurang bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya. Dengan kata lain, mereka lebih dipengaruhi oleh lingkungan dunianya sendiri (subjektif) daripada dunia luar (objektif).

Faktor yang mempengaruhi kepribadian introvert

Menurut Purwanto (2007) terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi tipe kepribadian, antara lain: 

Faktor biologis

Hal ini berhubungan dengan keadaan jasmani seperti genetik/keturunan. Hal ini dapat kita lihat sewaktu bayi lahir, mereka menunjukan sifat-sifat jasmani mereka yang menurun dari orang tua. Keadaan fisik berperan sebagai dasar pembentukan kepribadian seseorang.

Faktor sosial

Hal yang akan dibahas disini adalah mengenai masyarakat yang ada disekitar orang itu tinggal. Sejak dilahirkan, anak-anak tinggal di lingkungan yang mempunyai aturan masing-masing. Dimana lingkungan pertama yang diketahui oleh anak adalah keluarga.

Peranan keluarga sangat penting dalam membentuk kepribadian anak. Keadaan dan suasana lingkungan keluarga akan membawa anak berperilaku dengan stimulus yang diterimanya. Jika di keluarga, orang tua kurang berinteraksi dengan anak. Mereka akan kurang percaya diri untuk berinteraksi dengan lingkungan yang lebih luas.

Hal ini disebabkan karena di keluarga, mereka lebih sering menghabiskan waktu sendiri. Kurang berinteraksi dengan orang tua. Sehingga hal ini berlanjut sampai tumbuh dewasa. Perilaku cenderung menarik diri dari lingkungan bisa terjadi pada anak.

Faktor kebudayaan

Perkembangan dan pembentukan kepribadian pada diri masing-masing orang tidak dapat dipisahkan dari kebudayaan masyarakat di mana seseorang itu dibesarkan. Sebagai contoh, kepribadian anak yang tinggal di perkotaan dibandingkan pedesaan tentu berbeda.

Anak yang tinggal di pedesaan cenderung sering berinteraksi dengan lingkungan sosialnya. Mereka memiliki sikap yang ramah, saling tolong-menolong, dan memiliki rasa empati yang tinggi. Berbeda dengan anak yang tinggal di kota, merek cenderung memilih pertemanan.

Sebagian anak yang tinggal di wilayah perkotaan jarang berinteraksi dengan tetangganya. Mereka menghabiskan waktu sendiri di rumah. Oleh karena itu, anak-anak perkotaan cenderung kurang bisa beradaptasi di lingkungan baru daripada anak-anak pedesaan.

Bagaimana orang introvert berbicara di depan umum?

Untuk bisa berbicara di depan umum, orang perlu memerlukan keberanian dalam dirinya. Keberanian berbicara di depan umum adalah kemampuan untuk menghadapi rasa takut, malu, cemas sehingga dapat mengendalikan diri sendiri saat berbicara.

Bagi orang yang memiliki tipe kepribadian introvert, mereka ini tidak berani dalam mengeluarkan pendapat karena penyesuaian terhadap lingkungan sosial maupun lingkungan fisik kurang baik, sehingga ketika berhadapan dengan orang banyak mereka akan menemui kesulitan yang sama dan menyebabkan mereka cenderung pendiam dan pasif.

Keadaan seperti ini tidaklah mutlak. Orang introvert juga bisa berbicara di depan umum dengan berbagai pelatihan yang telah dilakukan. Introvert bukan orang yang tidak bisa bicara. Namun mereka hanya berbicara lebih nyaman pada hal yang sesuai dengan minatnya saja.

Bukan menjadi hal yang tidak mungkin, jika orang yang introvert ketika berbicara tentang hal yang disukainya akan lebih berbobot dibandingkan mereka yang ekstrovert. Kamu bisa melihat sisi lain kelebihan dari introvert ketika berbicara dibandingkan orang ektrovert disini.

Jadi, jika kamu merasa berpkepribadian introvert tidak usah minder. Kamu punya dunia sendiri yang memberikan kenyamanan. Cari lingkungan yang bisa mendukungmu untuk berkembang. Mereka adalah orang yang mau menerima kamu apa adanya. Apapun kepribadian kamu, sukses adalah pilihan yang bisa dicapai oleh siapapun.

loading...

1 comment for "Introvert Orang Seperti Apa? Segala Hal yang Harus Anda Tahu"

Post a Comment