Aku Berbagi Pengalaman Bersama Ciptaan Tuhan Paling Istimewa

Aku Berbagi Pengalaman Bersama Ciptaan Tuhan Paling Istimewa

Kali ini Author akan berbagi pengalaman bersama orang paling istimewa. Kenapa mereka dibilang istimewa? Jawabannya karena mereka itu unik. Di satu sisi memang berbeda dibandingkan dengan yang lain. Namun sisi lainnya menunjukan kelebihan yang tidak dimiliki oleh siapapun. 

Banyak orang yang menghindar dari mereka. Aneh bukan? apa sih yang ditakutkan dari makhluk ciptaan Tuhan paling istimewa ini. Tuhan saja mencintainya dengan sepenuh hati, kenapa kita tidak melakukan hal yang sama.

Perkenalkan dia temen-temen dari Panti Asuhan Bina Siwi Pajangan, Kab. Bantul, Yogyakarta. Aku bertemu mereka 2 tahun yang lalu tepatnya menjelang Ramadhan untuk pertama kalinya. Lalu kami dipertemukan kembali di Pekan Budaya Inklusi tahun 2019 lalu.

Aku merasa sangat kagum pada penampilan drama mereka di atas panggung. Hal ini mengingatkan pada cerita yang pernah kutulis dalam memori ingatan jangka panjangku. Mungkin ini adalah waktu yang tepat untuk membagikan kisahku kepada orang lain lewat tulisan. 

Setiap tahun di kampus tempat Aku belajar mengadakan agenda rutin "Ramadhan di Kampus". Waktu itu Aku di beri amanah untuk menjadi kepala divisi bagian "Hubungan Masyarakat". Salah satu tugasku adalah mencari tamu undangan untuk diajak buka bersama Civitas akademik kampus. 

Aku memilih mengundang mereka dalam agenda kami. Tujuannya untuk menghilangkan stigma dalam masyarakat bahwa kita sebagai makhluk sosial itu sama. Berbagi bersama mereka itu sangat menyenangkan. Kami beruntung di pertontonkan aksi mereka dalam memainkan alat musik angklung jogja sebagai pembuka acara.

Sebelum mereka datang ke kampus, Aku berkali-kali datang ke panti asuhan. Aku melakukannya dengan sukarela dan tidak mengharapkan imbalan apapun. Kami saling berbagi pengetahuan dan pengalaman masing-masing.

Sebenarnya rasanya bukan Aku yang mengajari mereka. Namun sebaliknya, mereka yang mengajariku banyak hal. Banyak karya-karya yang sudah bisa mereka hasilkan, seperti alas kaki dari kain perca, celengan daur ulang, sandal rumah, dan masih banyak lagi benda praktis keperluan sehari-hari lainnya.

Membuat barang-barang praktis tidak semudah apa yang dilihat. Dibutuhkan konsentrasi dan ketekunan selama membuatnya. Bagi yang tidak terbiasa akan jenuh melakukannya. Namun berbeda dengan mereka yang kelihatan menikmati melakukannya. Ketika Aku yang merasa kesulitan membuatnya. Tangan mereka dengan terampil mengajariku secara perlahan.

Mungkin apa yang bisa Aku berikan tidak sebanding dengan apa yang telah diajarkan mereka padaku. Aku hanya bisa memberikan hati kecil ini pada mereka. Memberikan kasih sayang yang tulus. Membantu membuatnya tersenyum tanpa ragu ikut bermain sembari melepas tawa.

Semoga setelah membaca tulisan ini, kamu bisa berbagi kebaikan bersama orang lain tanpa memandang siapa mereka. Bersyukurlah kepada Tuhan yang telah memberikan kita nikmat di dunia ini. Berbagi tidak perlu menunggu apa yang kamu punya itu berlebih.

Berbagi bisa dilakukan dengan apa yang kamu miliki saat ini. Bagi sebagain orang, mereka tidak menginginkan apapun kecuali kehadiran orang lain yang bisa membuat mereka bahagia. Jadi, jangan pernah menyepelekan apapun dalam hidup ini.

Kelancaran pemberdayaan bagi komunitas difabel membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Perlu uluran tangan sukarela dari para donatur. Perlu banyak donatur-donatur dermawan untuk bisa memberdayakan kaum difabel agar mereka bisa hidup mandiri.

Sebagai inspirasi pembaca saja, salah satu bentuk kepedulianku terhadap mereka adalah dengan memberikan sebagian penghasilan dari menulis blog. Mungkin hasil yang bisa aku berikan tidak seberapa. Namun untuk saat ini hanya itu yang bisa diberikan.

Aku punya keinginan untuk memberikan bantuan kebutuhan pokok kepada yayasan Panti Asuhan Difabel. Hal ini sangat dibutuhkan mengingat tidak sedikit makanan yang mereka konsumsi setiap harinya. Tulisan ini bermaksud menyampaikan permohonan bantuan sumbangan kepada Dompet Dhuafa untuk digunakan sebagai keperluan kebutuhan sehari-hari bagi anak-anak yatim difabel.

Kebaikan berbagi bisa dilakukan oleh siapapun. Jika Zakat itu wajib diberikan hanya satu kali setiap tahun. Namun berbeda dengan Sedekah yang bisa diberikan setiap hari per tahunnya. Yuk berbagi kebaikan kepada sesama.

“Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Menebar Kebaikan yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa”
loading...

1 comment for "Aku Berbagi Pengalaman Bersama Ciptaan Tuhan Paling Istimewa"

  1. Tulisan yang sangat menarik. Membantu saya untuk mewujudkan keinginan dalam berbagi

    ReplyDelete

Post a Comment