Mengapa Kita Bisa Lupa?


Fenomena lupa bisa dibilang hampir dialami oleh semua orang. Tidak jarang juga lupa dikaitkan orang dengan usia yang makin tua. Lupa adalah kondisi psikologis dimana seseorang tidak bisa mengingat kejadian yang pernah dialaminya. Kali ini, kita akan membahas alasan-alasan kenpa kita bisa lupa.

1. Kemunduran (Decay)
Teori Atropi (mendasarkan interval waktu) menjelaskan bila suatu informasi tak pernah diakses, maka informasi tersebut dapat hilang. Hal ini dikarenakan kekuatan mengingat makin lama makin berkurang.

2. Tergantinya Memori Lama dengan yang Baru (Replacement)
Masuknya informasi baru dapat menyebabkan terhapusnya memori lama yang sudah lebih dulu ada (proses rekaman kaset video/audio dengan "menimpa" hasil rekaman sebelumnya).

3. Pembauran Materi yang Telah Tersimpan (Interferensi)
Kondisi lupa disebabkan karena pembauran materi yang tersimpan pada memori sebelumnya dapat dibagi menjadi 2 macam, yaitu:

Retroaktif
Pelupaan yang terjadi karena pembauran antara material yang telah tersimpan sebelumnya dengan kemampuan mengingat materi yang baru saja dipelajari. Material baru itu mempunyai kemiripan dengan materi yang telah tersimpan sebelumnya.

Proaktif
Pelupaan yang terjadi karena pembauran material yang baru saja dipelajari dengan kemampuan mengingat materi lain yang telah tersimpan sebelumya. Material yang telah tersimpan itu mempunyai kemiripan dengan dengan materi yang baru saja dipelajari.

4. Amnesia
Kehilangan ingatan tentang apa yang terjadi sebelumnya (masa lalu) karena penyakit tertentu atau mengalami kecelakaan yang menyebabkan cedera pada otak.

Amnesia Psikogenik
Hilang ingatan secara besar-besaran (termasuk identitas pribadi) akbiat kondisi psikis.

Amnesia Traumatik
Terkuburnya memori traumatik (keadaan jiwa) dalam jangka waktu lama.

1 Response to "Mengapa Kita Bisa Lupa?"

  1. hahhaaa iya nih apalagi saat fikiran budrek pasti gmpang lupa...

    1 lagi.. kata rosul manusia itu memang tempatnya lupa..hhe

    ReplyDelete